Canggihnya
teknologi juga berdampak dalam telekomunikasi. Secara sederhana, telekomunikasi
berarti berkomunikasi melalui teknologi. Kecanggihan teknologi yang ada
sekarang menyebabkan alat telekomunikasi juga semakin canggih. Pada awalnya,
telekomunikasi dilakukan dengan sinyal asap, bendera isyarat, suar, suara drum,
terompet, atau peluit. Sejak revolusi telekomunikasi nirkabel pada tahun
1900-an, telekomunikasi berkembang mulai dari telegram, radio, telepon,
internet, sampai satelit.
Telepon adalah alat telekomunikasi
yang mengalami banyak perubahan dan berkembang dengan cepat. Terdapat banyak
penemuan inovatif yang selalu dilakukan untuk mengembangkan telepon. Mulai dari
telepon pertama yang diciptakan oleh Alexander Graham Bell, telepon seluler, hingga
teknologi telepon yang paling canggih saat ini, yaitu VoIP (Voice over Internet Protocol). VoIP
menggunakan protokol dan koneksi internet sehingga menjadikan biaya telepon
lebih murah.
Sejak pertama kali dikenal pada
tahun 1973 di New York, telepon seluler atau lebih dikenal dengan handphone mengalami banyak perubahan
akibat perubahan teknologi yang sangat pesat. Mulai dari bentuknya tebal dan berat,
sekarang ada handphone yang sangat
tipis dan sangat ringan. Dahulu, layar telepon genggam hanya monochrome (hitam putih). Sekarang layar
LCD (liquid crystal display) banyak
digunakan karena memiliki warna yang sangat realistis. Keypad pun banyak jenisnya, antara lain keypad numerik yang terdiri dari dua belas tombol, QWERTY keypad, dan touch screen atau keypad
layar sentuh. Fitur-fitur yang ada di dalam telepon seluler juga semakin
bervariasi, diantaranya mengambil gambar dan merekam video dengan kamera,
mendengarkan musik, dan mengakses
internet.
Telepon seluler merupakan jenis
telepon yang banyak digunakan masyarakat. Dalam Indikator TIK Indonesia 2011
disebutkan bahwa teledensitas telepon bergerak seluler mencapai 85,85 pada
tahun 2010 (Kominfo, 2011:9). Di wilayah Jakarta-Banten, teledensitas mencapai
169,3 pada tahun yang sama. Artinya, setiap 100 penduduk terdapat sekitar 170
pengguna telepon bergerak seluler atau setiap orang memiliki lebih dari satu
telepon bergerak seluler. Semakin berkembangnya kebutuhan dan aktivitas manusia
membuat beberapa kalangan menganggap satu telepon seluler saja tidak cukup.
Mereka memiliki telepon seluler lebih dari satu untuk keperluan yang
berbeda-beda. Misalnya, telepon seluler pertama untuk keperluan bisnis, lalu
telepon seluler yang kedua untuk keperluan pribadi. Pemisahan dilakukan agar
lebih mudah dalam mengatur komunikasi untuk keperluan tersebut.
Smartphone
yang identik dengan kemudahan mengakses data dan informasi menggunakan
internet, serta berbagai aplikasi menarik menjadikan smartphone sebagai perangkat yang dapat melakukan segalanya hanya
dalam genggaman tangan. Smartphone
atau telepon pintar di Indonesia mengalami pertumbuhan pasar sebesar 56% selama
setahun terakhir (Saptoadi, 2012). Hal ini menunjukkan semakin banyak pemakai smartphone di Indonesia.
Berbagai fitur dalam smartphone seperti instant messenger, video call,
aplikasi jejaring sosial, dan photo
sharing secara tidak langsung memiliki dampak positif. Dampak tersebut
adalah membuat para penggunanya tetap terhubung satu sama lain. Tidak seperti
melalui SMS (Short Message Service)
dimana pengirim cenderung mengirim pesan singkat hanya saat membutuhkan atau
dibutuhkan.
Melalui instant messenger seperti Blackberry Messenger, pengguna dapat
melihat dan mengamati aktivitas atau bahkan keberadaan pengguna lain yang sudah
menjadi teman melalui status atau display
message mereka. Seolah-olah seseorang memberikan informasi tentang dirinya tanpa
diminta, tidak seperti melalui SMS. Selain itu, pengguna dapat melihat
bagaimana rupa temannya melalui tampilan gambar (display picture) yang terdapat dalam Blackberry Messenger. Di dalam
Blackberry Messenger juga terdapat fitur grup, tempat para pengguna bisa
membuat suatu grup dengan anggota pilihan untuk berbagi informasi, berbagi gambar
atau foto, atau sekedar chatting bersama-sama.
Situs jejaring sosial Twitter dan
Facebook sebagai new media yang bisa
diakses dengan mudah melalui smartphone
memiliki peran yang hampir sama. Sama halnya dengan status dalam Blackberry
Messenger, status pada Twitter dan Facebook memiliki fungsi yang sama. Pada
jejaring sosial Twitter, terdapat timeline
yang menampilkan status pengguna lain yang telah di follow sehingga pengguna bisa melihat dan mengetahui semua informasi
yang di posting pengguna lain
tersebut melalui status. Di Facebook, pengguna dapat mencari teman semasa
kecilnya, atau bahkan saudara yang hilang apabila mereka memiliki akun
Facebook.
Secara tidak sadar, dengan adanya
fitur-fitur semacam itu, para pengguna dengan layanan yang sama bisa tetap
saling terhubung tanpa harus berusaha menghubungi pengguna lain yang
bersangkutan. Kemudahan berkomunikasi melalui smartphone membantu orang untuk keep
in touch dengan orang-orang yang berada sangat jauh bahkan yang sangat
dekat namun jarang bertemu. Biayanya pun relatif lebih murah daripada mengirim
SMS atau telepon, karena rata-rata menggunakan koneksi internet. Peran SMS
sudah tergantikan dengan instant
messenger, dan panggilan telepon digantikan dengan video call.
Teknologi khususnya telekomunikasi
memang berkembang sangat pesat. Hanya tinggal menunggu waktu saja untuk
menyambut berbagai inovasi baru yang akan semakin menarik dan bermanfaat bagi
kehidupan manusia.
Daftar
Pustaka
Hatanto,
Achmad Adhito. 2015, Pengguna Smartphone
RI 18 juta. Updated by 4 May 2012. Accessed at 5 October 2012 at 06:08 WIB.
Archieved at http://www.jaringnews.com/ekonomi/umum/14566/-pengguna-smart-phone-ri-juta.
Hook,
William. Types of Phones. Accessed at
5 October 2012 at 06:04 WIB. Archieved at http://types.org.uk/phones/mobile-phones/types-of-mobile-phones/.
Kementrian
Komunikasi dan Informatika. 2011. Indikator
TIK Indonesia 2011. Jakarta: Puslitbang Penyelenggaraan Pos dan
Informatika.
Saling
Sharing. Perbedaan Antara Layar LCD dan
Amoled. Accessed at 5 October 2012 at 18:22 WIB. Archieved at http://www.salingsharing.com/2012/06/perbedaan-antara-layar-lcd-dan-amoled.html.
Saptoadi,
Susetya. Jumlah Penjualan Ponsel Android
Di Indonesia Telah Melampaui Blackberry Di Kuartal Tahun Ini. Updated by 17
September 2012. Accessed at 4 October 2012 at 18:35 WIB. Archieved at http://www.teknomedianews.com/jumlah-penjualan-ponsel-android-di-indonesia-telah-melampaui-blackberry-di-kuartal-tahun-ini/.
Wikipedia.
Industrial Revolution. Updated by 28
September 2012. Archieved at http://en.wikipedia.org/wiki/Industrial_Revolution#Steam_power.
Wikipedia.
Technology. Updated by 2 October 2012
. Archieved at http://en.wikipedia.org/wiki/Technology#Paleolithic_.282.5_million_.E2.80.93_10.2C000_BC.29.
Wikipedia.
Teknologi. Updated by 22 September
2012. Archieved at http://id.wikipedia.org/wiki/Teknologi.
Wikipedia.
Telecommunication. Updated by 4
October 2012. Archieved at http://en.wikipedia.org/wiki/Telecommunication.
Wikipedia.
Telephone. Updated by 20 September
2012. Archieved at http://en.wikipedia.org/wiki/Telephone#History.
Yolan,
Sikin. Sejarah Perkembangan Handphone
Untuk Pertama Kalinya. Accessed at 4 October 2012 at 18:47 WIB. Archieved
at http://uniqpost.com/20645/sejarah-perkembangan-handphone-untuk-pertama-kalinya/.
No comments:
Post a Comment