Saturday, October 27, 2012

Menguak Ramalan Suku Maya #bridgingcourse10

Dunia sempat dibuat kaget dengan ramalan suku Maya yang menyatakan akhir dari peradaban manusia atau sering disebut kiamat, akan terjadi pada 21 Desember 2012. Sebuah ramalan dianggap oleh para ahli sebagai mitos, termasuk ramalan suku Maya. Banyak ahli menyangkutpautkan mitos ramalan suku Maya tersebut dengan berbagai teori ilmu pengetahuan seperti pergeseran lempeng bumi, pergeseran kutub, global warming atau pemanasan global, dan kosmologi. Hal tersebut bertujuan untuk membuktikan kebenaran ramalan suku Maya yang berisi tanda-tanda menuju akhir peradaban manusia atau kiamat pada akhir tahun 2012.
Film dokumenter “2012: The Final Prophecy” adalah salah satu upaya seorang ilmuwan geologi (geoscientist) dari Princeton University, Adam Maloof, untuk menceritakan hubungan ramalan suku Maya dengan berbagai gejala alam yang sedang terjadi di bumi. Dalam film dokumenter yang dibuat oleh National Geographic[1] ini, Adam Maloof mencoba menjabarkan semua peristiwa tersebut beserta pembuktiannya dari berbagai sudut pandang ilmiah. Penjelasan ilmiah semacam ini selain dapat menambah pengetahuan juga membuat seseorang yang pada awalnya tidak percaya terhadap ramalan suku Maya menjadi berpikir dua kali terhadap permasalahan kiamat ini.
Setelah selesai menonton film dokumenter tersebut, muncul banyak pertanyaan besar. “Mengapa harus ramalan suku Maya?”, “Apakah benar kiamat akan terjadi di akhir tahun 2012?”, dan “Bagaimana sebenarnya kiamat akan terjadi?” merupakan beberapa pertanyaan yang mengusik pikiran penulis. Melalui surfing di internet dan membaca banyak artikel mengenai ramalan suku Maya dan kiamat 2012, ditemukan banyak pendapat terkait pertanyaan-pertanyaan yang mengusik tersebut.
Pertama, mengapa harus ramalan suku Maya? Terdapat banyak suku lain yang juga memiliki kepercayaan dan ramalan-ramalan akan dunia ini. Namun, mengapa ramalan suku Maya yang terpilih dan menjadi perdebatan banyak kalangan? Merangkum dari berbagai hasil pencarian, suku Maya dianggap memiliki peradaban yang paling maju pada masanya dibandingkan peradaban lain. Pada masanya mereka sudah mampu membuat sebuah sistem kalender, arsitektur yang megah dan tertata dengan sangat baik, dan sudah mempelajari matematika, astronomi, serta geometri.[2] Maka tidak heran mereka dianggap sebagai peradaban yang paling maju dan memiliki pengaruh besar terhadap kehidupan manusia.
Kedua, apakah benar kiamat akan terjadi pada akhir tahun 2012? Dalam dunia informasi yang bebas dan tidak terbatas, sulit untuk membedakan mana yang sepenuhnya fakta dan mana cerita yang ‘dibumbui’. Untuk mencari suatu informasi yang benar sesuai kenyataan, dalam hal ini adalah isu mengenai kiamat, tidaklah mudah. Banyak isu beredar yang tidak dapat dibuktikan kebenarannya dan hanya membuat masyarakat bertambah bingung. Terkadang, cerita-cerita yang ‘dibumbui’ itulah yang menimbulkan salah pengertian dari isu itu sendiri.
            Kenyataannya, banyak orang salah mengerti dan salah mengartikan kalender suku Maya. Menurut literatur suku Maya, siklus panjang kalender suku Maya yang banyak dibicarakan orang memang akan berhenti pada baktun ke-13, atau setara dengan tanggal 21 Desember 2012 pada kalender yang biasa kita gunakan.[3] Namun, Suku Maya tidak pernah menyatakan bahwa hari tersebut merupakan hari kiamat atau berakhirnya peradaban manusia. Layaknya kalender biasa, saat satu siklus mencapai akhir maka akan dimulai siklus yang baru.[4] Bagi suku Maya, akhir dari siklus panjang menandai akhir dari suatu zaman dan awal menuju sebuah zaman baru. Perlu diberi catatan bahwa zaman baru belum tentu berarti kiamat.
Selain itu, kesalahan bisa saja terjadi dalam konversi kalender suku Maya ke kalender gregorian. Dalam kalender gregorian terdapat tahun kabisat[5], sedangkan dalam kalender suku Maya tidak diketahui apakah terdapat tahun kabisat juga. Bisa jadi, tanggal 21 Desember 2012 bukanlah tanggal yang tepat dalam kalender gregorian sebagai akhir dari siklus panjang kalender suku Maya. Tidak ada satu pun ahli yang dapat memastikan kapan kiamat akan terjadi.
Ketiga, bagaimana sebenarnya kiamat akan terjadi? Suku Maya mempunyai gambaran tersendiri akan hari kiamat. Mereka menggambarkannya sebagai hujan yang sangat merusak, perubahan iklim, dan badai besar. Bencana alam yang banyak terjadi beberapa tahun terakhir mungkin membuat orang-orang menghubungkannya dengan gambaran suku Maya tersebut sehingga mengaitkan akhir dari siklus panjang dengan kiamat.
Apapun keyakinan yang kita miliki, tetap saja banyak hal di dunia ini yang belum dapat diketahui kebenarannya sebelum hal tersebut terjadi. Belum tentu suatu hal akan terjadi, namun tidak menutup kemungkinan bisa saja hal itu terjadi. Mengutip pepatah terkenal dari seorang astronom bernama Carl Sagan, “Extraordinary claims require extraordinary evidence. Since the beginning of time there have been literally hundreds of thousands of predictions for the end of the world, and we're still here.[6]



[1] Andreas Gutzeit and Johannes Von Kalckreuth. 2009. 2012: The Final Prophecy. Story House Productions for National Geographic Channel.
[2] Aztec History. 2006. Mayan Civilization. Accessed 27 October 2012 at 08.15 WIB. Archieved at http://www.aztec-history.com/mayan-civilization.html.
[3] John Major Jenkins. 1994. The How And Why Of The Mayan End Date In 2012 A.D. Accessed 27 October 2012 at 08.27 WIB. Archieved at http://www.levity.com/eschaton/Why2012.html.
[4] Erik Vance. 2012. Mayan Calendar: World Will Not End In December 2012, Expert Says. Accessed 27 October 2012 at 08.32 WIB. Archieved at http://www.huffingtonpost.com/2012/07/08/mayan-calendar-world-will_n_1655135.html#slide=962175.
[5] Wikipedia. Updated 21 October 2012. Gregorian Calendar. Accessed 27 October 2012 at 08.44 WIB. Archieved at  http://en.wikipedia.org/wiki/Gregorian_calendar.

No comments:

Post a Comment